Membuat Foto Makro yang Detail dan Tajam.

Memotret obyek makro dengan lensa makro biasanya menghasilkan ruang tajam yang sempit. Meskipun sudah menggunakan bukaan aperture tersempit pun, biasanya masih ada area yang out of focus. Ini dikarenakan jarak fokus yang mampu dekat dari lensa makro sehingga depth of field atau ruang ketajaman semakin menyempit. Untuk mengatasinya, kita bisa menggunakan teknik focus stacking. Dengan focus stacking, kita bisa menggabungkan beberapa titik fokus sehingga ruang ketajaman foto bisa melebar.


1. Bunga 2. Obyek makro lainnya yang bagus 3. Tripod Tutorial: 1. Letakkan obyek makro di tempat dengan pencahayaan yang cukup banyak. Gunakan tripod dan bidik menggunakan autofocus di kamera. Lakukan komposisi obyek dengan menarik.


2. Tekan tombol Post Focus di samping layar belakang. Selanjutnya, pilih On pada menu yang muncul di layar. Bisa juga dengan menekan tombol Menu - Rec - Post Focus. Pilih opsi On.


3.Tekan tombol shutter untuk merekam. Kamera akan merekam beberapa waktu untuk merekam beberapa titik fokus sekaligus pada obyek. Suara shutter akan terdengar saat perekaman selesai.


4.Setelah selesai merekam, untuk mengaktifkan focus stacking, tekan tombol Fn3 di bodi kamera atau sentuh tombol Fn3 di sudut kanan atas layar. Pilih opsi Range Merging setelahnya agar bisa memilih titik-titik fokus yang diinginkan.


5. Kamu bisa memilih beberapa titik fokus yang diinginkan dengan menyentuh obyek atau titik fokus di layar. Misalnya area-area di putik bunga yang ingin semuanya ditampilkan tajam. Cobalah pilih satu titik fokus, lalu pilih titik fokus lainnya. Pastikan titik-titik fokus di obyek makro dan latar belakangnya terpilih untuk membuat depth of field yang lebar. 6.Jika sudah menetapkan area fokus yang dikehendaki, tekan tombol OK di tombol menu belakang kamera. Hasil foto akan tersimpan sebagai foto tunggal dalam format JPG.

Powered by SmugMug Owner Log In